Kegiatan Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong Tahun 2025 Digelar di Kota Tasikmalaya Kota Tasikmalaya kembali menggelar acara penting yang b...

Kegiatan Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong Tahun 2025 Digelar di Kota Tasikmalaya
Kota Tasikmalaya kembali menggelar acara penting yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas ternak dan memperkuat sektor peternakan. Acara ini berupa Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong Tahun 2025, yang diselenggarakan di Rumah Potong Hewan (RPH) Jalan Ibrahim Adjie, Indihiang, Kota Tasikmalaya, pada Senin (01/11/2025). Acara ini menjadi momen penting bagi para peternak untuk menunjukkan hasil ternak terbaik mereka.
Sebanyak 50 peternak dari wilayah Priangan Timur dan Bandung turut serta dalam kegiatan ini. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan nilai jual ternak, memberikan edukasi kepada calon peternak, serta mempromosikan komoditas unggulan daerah. Dalam kontes ini, peserta memamerkan sapi-sapi berkualitas tinggi dengan kriteria usia antara 6 hingga 12 bulan, yang kemudian dikategorikan menjadi tiga kelas yaitu Jantan Non Poel, Pedet, dan kelas extrim.
Selain sebagai ajang kompetisi, acara ini juga dilengkapi dengan layanan penting seperti vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis. Selain itu, ada pula kegiatan lain seperti gelar pangan murah, gerakan minum susu, dan pemberian sembako. Hal ini menunjukkan bahwa acara ini tidak hanya sekadar ajang adu kualitas ternak, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat sekitar.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Tasikmalaya, H. Cecep Kustiawan, menjelaskan bahwa kontes ini merupakan upaya strategis pemerintah untuk menggairahkan peternak sapi, khususnya di Kota Tasikmalaya. Ia menekankan bahwa acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antar peternak, sehingga dapat saling bertukar ilmu dan memperluas wawasan serta jaringan.
Cecep juga menyampaikan rasa bangga atas kualitas sapi lokal Tasikmalaya yang sangat luar biasa. Sebanyak 30 ekor sapi dengan bobot fantastis turut serta dalam event ini. Ia menilai bahwa kualitas ternak lokal saat ini sudah cukup baik dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan harapan agar acara ini dapat terus berlanjut. Meskipun ia menyebut kemungkinan acara ini tidak akan diadakan di tahun depan karena efisiensi anggaran, ia tetap optimis dan berkomitmen untuk memperjuangkan kembali penyelenggaraan acara ini di masa mendatang.
Diky menilai bahwa kontes ini bukan hanya sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi magnet yang mengundang orang dari berbagai kota. Hal ini secara langsung akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Tasikmalaya. Ia juga menyampaikan ide kreatif untuk pengembangan acara di masa depan, seperti penilaian tidak hanya pada sapi, tetapi juga pada pemiliknya, termasuk kontes atribut unik seperti fashion show. Selain itu, ia berencana melibatkan domba dalam acara tersebut.
Lebih dari itu, acara ini dirancang sebagai ajang edukasi bagi siswa sekolah. Dengan digelarnya Gerakan Minum Susu, cek kesehatan hewan gratis, dan Pasar Murah, kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang lebih luas dan produktif.
Untuk memastikan kualitas dan kuantitas sapi potong terus meningkat, DKP3 Kota Tasikmalaya telah aktif melakukan berbagai pelatihan ternak sapi lokal di berbagai wilayah. Pelatihan ini mencakup aspek krusial seperti manajemen pakan, kesehatan dan reproduksi, perkandangan, serta pemasaran. Pelatihan ini dilakukan melalui kerja sama dengan dinas dan institusi swasta, menggunakan metode tatap muka, praktik langsung, hingga kunjungan lapangan.
Tujuan akhir dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, daya saing, dan kesejahteraan peternak. Dengan demikian, sektor peternakan di Kota Tasikmalaya dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
COMMENTS